Saturday, 22 October 2016

IMUNISASI PADA ANAK



IMUNISASI PADA ANAK

A.   Manfaat imunisasi : menghindarkan bayi dari serangan penyakit, memperkecik kemungkinan penyakit menular, meningkatkan kesehatan nasional
Jenis imunisasi :
1.     BCG ( BACILLE CALMETTE GUERIN)
ditujukan untuk memberikan kekebalan bayi terhadap bakteri tuberculosis (TBC). Diberikan saat bayi lahir.

2.     DPT ( Difteri, Pertusis dan Tetanus )
Penderita difteri, pertusis, dan tetanus ini bila tidak segera mendapat pertolongan yang memadai maka berakibat fatal. Imunisasi DPT dimaksudkan untuk mencegah ketiga penyakit tersebut diatas. Imunisasi dasar diberikan tiga kali, pertama kali bersama dengan BCG dan polio, kemudian berturut-turut dua kali dengan jarak masing-masing 4 minggu (1 bulan). Imunisasi ulangan dapat dilakukan 1 tahun setelah imunisasi ketiga dan pada saat usia masuk sekolah dasar (5-6 tahun).Imunisasi selanjutnya dianjurkan tiap lima tahun dengan imunisasi DT (tanpa pertusis)

3.     HEPATITIS B
Tujuan mencegah difteri( infeksi sal nafas ), tetanus( infeksi tubuh yg terluka), pertusis ( batuk rejan)
diberikan usia 2bln, 4bln dan 6 bln.
selanjutnya 18 bln, 5 th dan 12 th

4.     POLIO
memberikan kekebalan bayi terhadap polio atau kelumpuhan.
diberikan usia 2,4,6 bulan. Selanjutnya di ulang usia 18 bln dan 5 th

5.     CAMPAK
melindungi anak dari penyakit virus campak.
diberikan usia 9bln. Selanjutnya usia 6 th.

KONSEP PENGASUHANAN PADA PENYAKIT ANAK



KONSEP PENGASUHANAN PADA PENYAKIT ANAK

A.   SISTEM PENCERNAAN ANAK
1.     Gejala yang biasa timbul : sembelit, nafsu makan kurang, diare, mulas, kembung, nyeri perut
2.     Bisa disebabkan karna : saluran pencernaan belum matang, asupan makanan salah, pola makan yang berbeda dengan orang dewasa , penyesuaian adaptasi dengan makanan yg masuk
3.     Perawatan  : perhatian pemberian susu pd anak, cukupi makanan berserat, berikan air putih sering.

B.   SISTEM PERNAPASAN
bronkiolitis
1.     Adalah infeksi virus yg menyebabkan peradangan/pembengkakan pada bronkiolus. Biasanya anak dibawah 2th.
2.     Gejala : batuk, sesak nafas, wheezing, takipnea, sianosis, demam (jarang)
3.     Perawatan : bisa sembuh, pemberian oksigen, nebulizer, antivirus.
4.     Pencegahan  ; jangan bawa bayi berumur kurang 3bln ketempat umum.

C.   KRUP PADA ANAK
1.     Adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada saluran nafas bagian atas( laring trakea)
2.     Gejala  ; pilek, bersin, demam, sesak nafas
3.     Pencegahan  ; imunisasi lengkap

D.   ASMA PADA ANAK
1.     adalah kondisi berulangdimana rangsangan tertentu mencetuskan saluran nafas menjadi sempit untuk sementara waktu.
2.     Penyebab : asap, bau, polusi, infeksi, keturunan
3.     Gejala : sesak nafas diikuti bunyi mengi
4.     Pencegahan : hindari penyebab, jaukan asap rokok, pengobatan.

E.    DISTONIA
1.     Adalah kelainan gerak yang muncul pd anak menyebabkan gerakan berputar dan berulang ,menyebabkan sikap tubuh abnormal, tidak disadari kadang menimbulkan nyeri, biasanya di tangan tungkai, leher.
2.     Penyebab  kelainan daerah otak bs krn trauma saat lahir atau kurang oksigen`
3.     Gejala : kesulitan bicara, cenderung menyeret kaki, leher berputar, kesulitan menulis.

F.    TIC ( GERENYET) PADA ANAK
1.     Adalah gerakan tidak sengaja cepat dan berulang di daerah wajah
2.     Gejala : kedipan berlebihan, meringis, hentakan kepala
3.     Perawatan : pengobatan dan motivasi

G.   ATRESIA ANI
1.     Adalah kelainan kongenitas karna terjadi perforasi membran yang memisahkan bagian entoderm mengakibatkan pembentukan lubang anus tidak sempurna.
2.     Gejala : anus tampak rata, atau sedikit cekung ke dalam,
3.     Perawatan : pengobatan dan pembedahan

H.   HIPOSPADIA
1.     adalah kelainan kongenital saluran air kencing berada dibagian bawah penis, bisa di batang, pangkal atau buah zakar.
2.     Gejala : bila ereksi atau pipis penis bengkok.
3.     Perawatan : pembedahan

I.       HIDROSEFALUS
Adalah penyakit akibat gangguan aliran cairan dalam otak yang menyebabkan cairan bertambah banyak menekan jaringan sekitarnya.
Penyebabnya : bawaan/ kongenital

TUMBANG LANSIA



TUMBANG LANSIA

A.   PENGERTIAN LANSIA
1.     Kelompok lanjut usia adalah kelompok penduduk yang berusia 60 th ke atas.
2.     Prinsip tumbuh kembang lansia yaitu periode dimana organisme telah mencapai kematangan dalam ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukan kemunduran sejalan dengan waktu.

B.   PERUBAHAN YANG TERJADI PADA LANSIA
1.     Fisik :
kekuatan otot berkurang, tenaga berkurang, memerlukan bantuan orang lain.
2.     Psikologi :
cemas, mudah tersinggung, depresi, psikosis
3.     Perilaku :
pelupa, menarik diri, daya ingat menurun, penurunan merawat diri, rendah diri karna tidak bekerja lagi.
4.     Seksual  :
menurunnya keinginan dan kemampuan sex.

C.   PERMASALAHAN YANG KERAP TERJADI PADA LANSIA
Lansia identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai macam penyakit. Lansia akan memerlukan obat dengan jumlah atau macamnya tergantung dari penyakit yg diderita.
persoalan yang dialami dalam pebobatan adalah :       
1.     bingung
2.     Lemah ingatan
3.     Penglihatan berkurang
4.     Butuh sokongan obat
 

D.   PELAYANAN KESEHATAN LANSIA
1.     Promotif
optimis, ceria , hidup sehat, nutrisi, olah raga.
2.     Preventif
pemeriksaan berkala, skiring, kontrol hipertensi, exsircise, manajemen stress, medikasi
3.     Rehabilitatif
pertahankan kesehatan organ tubuh dan kulit, kecukupan gizi, lingkungan aman, komunikasi.

E.    PERLINDUNGAN LANSIA
1.     Mengurangi cidera
2.     Keamanan lingkungan
3.     Kualitas udara
4.     Penanganan gizi dan obat obatan
5.     Kebersihan gigi dan mulut

F.    PROSES KEPERAWATAN PADA LANSIA
Penuaan merupakan sesuatu yang normal dan tidak dapat dihindari.
Penuaan pada sistem tubuh lansia :
1.     Sistem muskuloskeletal
atrofi otot, dekalsifikasi tulang, perubahan postural
2.     Sitem kardiopulmonal
peningkatan tekanan darah dan nadi pembuluh darah kehilangan elastisitas, penurunan fungsi paru
3.     Sistem perkemihan
penurunan filtrasi ginjal, kehilangan irama diurinal
4.     Sistem saraf
kemunduran pendengaran dan penglihatan.

G.   PENDEKATAN KEPERAWATAN PADA LANSIA
1.     Perawat sebagai pendamping memberikan semangat
2.     Mengadakan diskusi bercerita dan tukar pikiran
3.     Medekatkan diri kepada tuhan


H.   TUJUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA
  1. Agar lansia dapat melakukan kegiatan sehari hari dengan mandiri
  2. Agar lansia dapat mempertahankan kesehatan dengan semangat dan gaya hidup yang sehat serta pencegahan  
  3. Agar perawat mampu mengoptimalkan fungsi mental lansia.